Memaafkan seseorang tidak selalu mudah.

Terutama ketika hati kamu sudah sangat terluka dan perbuatan buruk dia mempengaruhi hidup yang kamu jalani.

Tapi percayalah, ketika kamu berhasil memaafkan seseorang, hati kamu akan merasa tenang. Tuhan juga menyukai manusia yang memaafkan kesalahan orang lain.

Jadi, bacalah tips-tips di bawah ini agar kamu bisa memaafkan kesalahan orang lain.

1. Terima Rasa Sakit Kamu

Ketika seseorang menyakiti hati kamu, jangan pura-pura kuat . Akui hati kamu sakit, biarkan diri kamu merasakan emosinya. Kamu enggak boleh mempunyai dendam. Tenangkan dulu diri kamu, hingga kamu bisa berpikir jernih.

Kamu juga jangan memaksakan diri kamu untuk memaafkan seseorang ketika kamu belum siap untuk memaafkan. Sesuatu yang dipaksakan tidak akan berakhir baik

2. Maafkan Untuk Diri Kamu Sendiri Bukan Untuk Orang Lain

Hidup kamu tidaka akan tenang ketika kamu mempunyai dendam. Ketika dia bahagia, kamu menderita. Ketika dia menderita, kamu merasa puas. Kamu puas ketika melihat dia menderita, tapi kamu tidak bahagia.

Enggak ada untungnya mempunyai dendam, kamu hanya akan menyakiti diri kamu sendiri.

Kalau kamu sulit untuk memaafkan dia, pikirkan kentungan yang kamu dapat ketika kamu berhasil memaafkan dia. Maafkanlah dia karena kamu sayang dengan diri kamu sendiri.

3. Posisikan Kamu di Posisi Dia

Kamu mungkin sulit memaafkan karena kamu tidak berusaha mengerti dia. Siapa tahu kamu sakit hati karena kesalahan kamu sendiri. Dia menyakiti hati kamu karena kamu melakukan kesalahan. Intropeksi diri. Ingat apa yang telah kamu perbuat.

Kalau kamu merasa kamu tidak melakukan kesalahan, dan semua kesalahan murni berada di dia. Ingat, ingat deh kamu juga pernah melakukan kesalahan. Ketika kamu melakukan kesalahan, kamu pasti ingin dimaafkan kan?

Semua manusia pernah melakukan kesalahan. Begitu juga dengan kamu. Tuhan Maha Pemaaf, lalu kenapa kamu tidak mau memaafkan kesalahan orang lain?

4. Pikirkan Masa Sekarang

Kamu tidak akan bisa mengubah masa lalu, tapi kamu bisa mengubah perbuatan kamu di masa sekarang. Dan apa yang kamu lakukan sekarang akan berpengaruh ke masa depan kamu.

Ketika kamu sakit hati dengan seseorang, kamu memikirkan kesalahan dia terus menerus. Kamu berpikir hidup kamu hancur karena dia. Dan akhirnya kamu menyalahkan dia, pokoknya semua salah dia.

Kalau kamu terus memikirkan masa lalu dan kesalahan dia, hidup kamu enggak akan maju. Kamu malah akan semakin menderita. Maafkan dia, dan pikirkan impian kamu. Jangan terus memikirkan kesalahan dia dan terus menyalahkan orang lain.

5. Ambil Pelajarannya

Setiap masalah ada hikmahnya. Rasa sakit hati akan membuat kamu semakin kuat. Kamu akan semakin dewasa menjalani hidup.

Jangan menyalahkan orang lain, enggak ada gunanya.

Photo by Felix Koutchinski on Unsplash