Hari ini saya akan menjelaskan mengenai konsep-konsep yang terkenal di Jepang.

1. Mottainai

Mottanai berasal dari istilah Buddha kuno yang mengandung makna untuk menghargai barang yang ada dan menggunakannya dengan penuh rasa syukur.

Sikap menghormati barang berasal dari kepercayaan Shinto yang mempercayai setiap barang mempunyai jiwa sehingga tidak boleh dibuang.

2. Mono No Aware

Makna dari konsep Mono no aware adalah mempunyai sikap empati terhadap sesuatu. Maksudnya adalah di dunia ini tidak ada yang abadi, termasuk waktu. Mono no aware juga mengandung perasaan yang menggambarkan hidup ini penuh dengan dengan perpisahan, kesedihan hingga kehilangan sesuatu yang berharga. Sampai akhirnya berujung dengan sesuatu yang indah yaitu kematian.

Konsep ini membuat kita sadar akan keindahan waktu yang tidak abadi dan kita harus menghargai segala hal yang yang telah hilang.

3.Shibui

Dalam bahasa Inggris shibui mengandung arti perfected simplicity and shopistication. Maksudnya adalah paham estetika yang menghargai kesederhanaan dan keindahan yang lembut dari konsep minimalis.

7 faktor penting dari shibui adalah simplicity, implicitness, modesty, silence, naturalness, everydayness, dan imperfection.

4. Wabi -sabi

Wabi -Sabi (The beauty of imperfection) adalah seni dan paham masyarakat Jepang yang menerima kefanaan dan ketidaksempurnaan, merangkul keindahan yang tidak sempurna, tidak kekal, dan tidak lengkap.

Berasal dari ajaran buddha. Ajaran sentralnya mencakup asimetri, kesederhanaan, asperitas, dan apresiasi terhadap integritas yang melekat pada benda-benda dan bahan-bahan alami

Semoga menambah pengetahuan kamu ya :D.

Sumber Gambar: Pixabay

Referensi :https://consciousmagazine.co/