Kamu yang sedang membaca ini, mungkin pernah merasakan bagaimana sakitnya patah hati.

Rasanya sakit kan?

Pasti sakit.

Itu yang dinamakan dengan sakit tidak berdarah.

Ketika mereka merasakan patah hati, banyak yang akhirnya sulit untuk move on, punya trauma untuk jatuh cinta lagi, sedih yang berkepanjangan, dan berbagai dampak negatif lainnya. Banyak di antara mereka yang menyalahi diri sendiri, orang lain, Tuhan, keadaan. Kalau kamu melakukan hal itu yang ada malah kamu jadi tambah sulit untuk move on. Luka yang kamu punya akan tambah sulit untuk sembuh.

Hidup ini adalah 100 persen kendali kamu. Daripada kamu sibuk menyalahi orang lain, diri sendiri, Tuhan, keadaan. Kenapa kamu tidak intropeksi diri saja? Menyalahi diri sendiri dengan intropeksi diri itu berbeda.

Ketika kamu menyalahkan diri kamu sendiri, kamu akan merasa insecure dan yang paling parah kamu akan merasa diri kamu tidak pantas dicintai. Padahal setiap orang itu pantas untuk dicintai. Termasuk kamu. Iya, kamu.

Namun ketika kamu intropeksi diri kamu akan berusaha untuk memperbaiki diri kamu. Karena suatu kejadian pasti ada sebabnya.

Kalaupun dia yang salah. Kenapa kamu memberikan hati kamu kepada dia? Sebelum dia melakukan kesalahan, mungkin ada tanda-tanda kalau dia bukan pria yang tepat untuk kamu. Tapi kamu tetap memberikan hati kamu untuk dia. Intropeksi diri. Hentikan menyalahi orang lain, meskipun dia yang salah.

Perasaan itu bisa diatur, termasuk cinta. Usahakan jangan berikan hati kamu kecuali untuk suami kamu. Suka boleh, cinta jangan.

Hati kamu terlalu berharga untuk diberikan kepada pria yang tidak tepat.