“Jadi cewek jangan pemilih. Nanti ga laku-laku loh”

Omongan para orang enggak jelas

Jujur, saya enggak tahu sejak kapan anggapan kayak gitu menyebar luas di masyarakat. Seakan- akan wanita itu hidupnya harus pasrah, harus menerima siapa saja yang meminang dia. Sedangkan pria bisa bebas memilih siapa wanita yang akan jadi pendamping hidupnya.

Padahal sebenarnya anggapan kayak gitu SALAH BESAR!

JUSTRU KEBALIKANNYA! Para wanita harus lebih pemilih dalam memilih calon imam mereka.

Kenapa?

Karena wanita itu fisiknya lebih lemah daripada laki-laki, Coba bayangin deh kalau mereka dapat suami pemarah yang hobinya doyan mukul. Di marahin aja, wanita akan nangis berjam-jam. Apalagi sampai dipukul?

Kalau wanita dapat suami tukang selingkuh gimana? Pria mah lebih gampang cari perempuan lain. Kalau wanita? Susah untuk bisa menikah lagi. Malah ada yang memilih jomblo terus.

Apalagi ketika wanita menikah, mereka harus menurut ke suami. Coba bayangin aja deh kalau mereka dapat suami yang enggak tepat. Yang ada karena pernikahan, hidup mereka jadi menderita.

Belum lagi kalau dapat ibu mertua yang hobinya tukang suruh-suruh. Yang sering banget ngomel dan omelannya menyakitkan. Hidup wanita tersebut susah untuk bisa bahagia.

Perceraian itu paling banyak diajukan oleh para istri. Kalau kamu enggak percaya, coba tanya mbah google deh

Kenapa?

Salah satu alasannya karena yang paling banyak menderita di dalam pernikahan adalah kaum wanita. Dan biasanya banyak wanita yang menikah karena mereka berharap akan bahagia seperti di kisah cinderela atau kisah-kisah romantis lainnya.

Ketika ekspetasi enggak sesuai dengan kenyataan. Sedih kan mereka? Akhirnya mereka bertengkar, dan istrinya bilang

“Suami itu harusnya perhatian ke istrinya. Kenapa sih kamu enggak pernah ngerti?”

Ribet kata saya kaya gitu mah. Toh laki-laki enggak setiap saat bisa perhatian kan? Atau mungkin sifatnya memang kayak gitu.

Siapa tahu bentuk perhatian dia adalah dia selalu mendoakan kamu di setiap dia sholat. Kamu kan enggak tahu.

Kamu yang milih dia sebagai suami kamu. Kenapa kamu yang protes?

Enggak hanya karena itu saja. Yang paling banyak yang menjadi korban KDRT adalah kaum wanita.

Jadi baik-baiklah dalam memilih suami yang tepat.

Tapi jangam terlalu pemilih juga. Sesuaikan lah dengan kamu. Pria yang ganteng, kaya, sholeh belum tentu cocok sama kamu. Sebelum memilih pria yang tepat buat kamu. Kamu harus mengenali diri kamu sendiri terlebih dahulu.

Dan yang paling penting dia juga tertarik sama kamu. Dia memperjuangkan untuk menikahi kamu. Dia cinta sama kamu :).

Selain usaha, doa juga penting. Sangat penting.