Kepopuleran drama Korea atau biasa disingkat drakor di Indonesia sudah bukan hal yang baru lagi. Drakor sebenarnya sudah mulai terkenal dari zaman saya masih kecil (SMP atau SMA ya? Intinya mah lupa. haha) . Waktu itu ada drakor yang berjudul Full House. Sebenarnya Full House itu adalah drakor tahun 2004. Tapi baru ditayangkan di TV ketika saya masih SMA? (Ga yakin, lupa sih. Hehe). Nah, waktu itu , banyak yang nonton itu drakor terutama kaum wanita. Terkecuali saya, dulu saya suka hal yang berbau Jejepangan dan Anime sih.

Akhirnya saya penasaran juga dengan Full House dan akhirnya saya tonton juga tuh. Hehe. Ceritanya seru, buat saya mengkhayal tentang kehidupan romansa. Padahal dulu saya masih bocah ya. Haha. Tapi saya tidak tonton sampai tamat, nontonnya loncat-loncat. Banyak sih episodenya. Hehe.

Okay, kita loncat waktu saya kuliah ya. Nah dulu saya pernah nonton drakor Playful Kiss. Saya masih ingat jalan ceritanya, karena kisahnya mirip dengan kehidupan romansa saya ngenes. Drakor itu bercerita tentang kehidupan wanita yang cintanya bertepuk sebelah tangan. Waktu itu saya menonton itu drakor di rumah teman saya, nonton bareng teman saya tentunya. Saya bilang ke teman saya “Ini cerita apa sih? Aku mah ga suka cerita tentang cinta-cintaan”. Padahal dalam hati saya mah “Seru ih drakornya!!!!!”. HAHAHA.

Gara-gara saya nonton Playful Kiss, saya jadi suka nonton drakor.

Kalau kamu suka nonton drakor, pasti tahu lah Ji Chang Wook. Saya kagum sama dia setelah saya selesai menonton drakor Healer. Tidak hanya tampan, dia juga memiliki kemampuan akting yang bagus. Kalau kamu tidak tahu, Healer itu bercerita tentang agen rahasia. Nah, agen rahasianya diperankan oleh Ji Chang Wook.

Di bawah ini adalah foto Ji Chang Wook guys. Ganteng kan ? hehe.

Tidak hanya Healer yang saya tonton. Tapi Healer itu drakor yang paling berkesan karena ada Ji chang Wooknya. Hehe. Sebenarnya ga juga sih, malas saya kalau menjelaskan lebih dari satu drakor :p.

Anyway, setelah saya menonton Healer, saya jadi tertarik untuk menonton drakor-drakor lainnya.

Banyak Pesan Moral yang Saya Pelajari Dari Drakor Kok

Jujur saya menyesal kenapa tidak dari dulu saya menonton drakor. Drakor tidak hanya bercerita tentang kehidupan cinta, namun aspek-aspek kehidupan lainnya. Tidak hanya itu, dengan menontom drakor kita jadi sedikit mengetahui tentang budaya Korea Selatan. Meskipun ya, kita tidak bisa menyimpulkan budaya Korea Selatan hanya dari menonton drama Korea saja.

Tokoh wanita di drakor banyak digambarkan sebagai wanita yang mandiri. Yang tidak menggantungkan kebahagian kepada pria. Mereka berusaha untuk bisa sukses baik di kehidupan cinta maupun karir.

Tapi ada sisi negatifnya juga, drakor banyak menceritakan tentang hal yang jarang sekali terjadi di kehidupan nyata. Contohnya kisah cinta antara si kaya dan si miskin. Wanita di drakor banyak yang berasal dari keluarga miskin atau menengah yang akhirnya jatuh cinta dan berpasangan dengan pria kaya, ganteng. Drakor pun kebanyakan menceritakan tentang kisah cinta yang indah, padahal dalam kenyataannya cinta tidak selamanya berakhir dengan bahagia.

Tapi yaahhhhhh, namanya juga drama. Hehe. Cerita drakor itu banyak yang seru dan unik.

Tokoh Pria di Drakor Pada Romantis?

GAK JUGA! HAHA. Malah kadang saya sebel sama tokoh prianya.

Tokoh-tokoh di drama Korea digambarkan sebagai manusia pada umumnya. Tidak ada tokoh yang terlalu jahat atau terlalu baik di drama Korea. Masing-masing tokoh punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tapi itulah yang menjadi salah satu alasan mengapa drama Korea itu menarik. Sejahat-jahatnya tokoh di drama Korea, ada sisi baiknya juga kok.

Tapi yah, cerita cinta di drakor sering buat saya baper. Terkadang, saya membayangkan punya kisah cinta yang mirip dengan drakor yang saya tonton. Padahal jangan ya.

Kisah cinta itu jarang seindah di drakor, jadi hentikanlah membayangkan sesuatu yang mungkin tidak akan terjadi. Sebagian wanita berharap kisah cintanya mirip dengan kisah cinta di drakor, sehingga ketika pasangan dia tidak melakukan hal yang dilakukan oleh tokoh pria di drakor kesayangannya itu, wanita itu menjadi kecewa.

Jadi bagi kamu yang masih suka membayangkan kisah cinta kamu mirip dengan kisah cinta di drakor, lebih baik hentikan ya.

Well, nasihat di atas juga berlaku untuk saya. Haha.

Menonton drakor boleh-boleh saja. Asalkan tidak dilakukan secara berlebihan. Karena akan mengakibatkan tingkat kebaperan yang tinggi dan waktu yang terbuang percuma. Sesuatu yang berlebihan itu tidak ada yang baik.

Sekian dari saya. Hehe.