Berdasarkan data AstraZeneca pada 2017. Indonesia menempati peringkat ke 5 negara-negara Asia untuk tingkat kematian tertinggi akibat Asma. Karena Asma pula 3,1 – 5,5 hari kerja/sekolah hilang per kapita setiap tahun akibat adanya korelasi antara polusi udara dan biaya penyakit pernapasan. Sementara itu, berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (RisKesDas) Kementrian Kesehatan, 1 dari 22 orang Indonesia menderita Asma. Namun, hanya 54% yang didiagnosis dengan hanya 30% kasus terkontrol dengan baik.Berdasarkan kedua data tersebut, dapat disimpulkan bahwa penanganan terhadap Asma masih kurang, hal ini dapat Anda manfaatkan untuk memberikan SOLUSI kesehatan yang Praktis dan Alami melalui Ginger Essential Oil.

Untuk Info lebih lengkap tentang cara menanggulangi asma klik link ini ya .

Jahe adalah tanaman berbunga yang berasal dari famili Zingiberaceae . Akarnya banyak digunakan sebagi rempah-rempah. Jahe pun digunakan dalam pengobatan tradisional selama ribuan tahun. Jahe merupakan bumbu yang penting bagi masakan Asia, karena mempunyai manfaat yang bagus bagi pencernaan.Manfaat kesehatan minyak essensial jahe hampir sama dengan obat yang dibuat dari jahe segar. Sebenarnya, minyak essensial jahe memiliki lebih banyak keunggulan daripada jahe segar karena minyak essensial jahe memiliki gingerol dalam tingkat yang paling tinggi, lebih tinggi dari jahe segar.Sekarang minyak essensial jahe banyak digunakan untuk menyembuhkan mual, sakit perut, gangguan menstruasi, inflamasi, dan gangguan pernafasan. Ketika dipergunakan sebagai aromaterapi, minyak essensial jahe terkenal dapat meningkatkan keberanian dan percaya diri, sehingga minyak ini terkenal sebagai “ the oil of empowerment “.

MANFAAT UTAMA dari Ginger Essential Oil adalah mengatasi masalah Asma/Sesak Nafas. Selanjutnya, Fungsi lain dari Ginger adalah : 1. Meringankan Gangguan Pencernaan 2. Mengobati Masuk Angin 3. Menambah Nafsu Makan 4. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh 5. Meredakan Infeksi Peradangan Nah, Perlu Anda ketahui bahwa, Dibutuhkan 3 Kg Akar Jahe, untuk menghasilkan 20ml Ginger Essential Oil yang Anda miliki saat ini. Coba Anda bayangkan, betapa berharganya setiap tetesF Ginger yg Anda miliki saat ini, bahkan tidak sedikit yang sudah merasakan manfaat nya langsung untuk mengatasi masalah kesehatan dengan lebih Praktis tinggal Oles dan Hirup aroma nya dari botol

1. Fakta Nutrisi Minyak Essensial Jahe

Jahe adalah herba abadi yang batangnya tumbuh sekitar 3 kaki tiap tahun. Batangnya memilki daun yang sempit hijau dan bunga yang berwarna kuning. Jahe adalah tanaman asli dari China Selatan, lalu menyebar ke kepulauan rempah rempah yang berada di bagian lain dari Asia, lalu menyebar ke Afrika Barat dan Karibia. Karena hasil perdagangan rempah-rempah jahe menguntungkan, jahe dieskpor ke Eropa dan India pada abad pertama masehi; dengan lebih dari 33 persen produksi global, saat ini India tetap menjadi produsen terbesar jahe.Jahe adalah bagian dari famili tumbuhan yang mengandung kunyit dan kapulaga, keduanya sangat bermanfaat bagi kesehatan dan kebugaran Anda. Jahe memiliki aroma manis, pedas, berkayu dan hangat. Minyak essensial jahe adalah minyak essensial penghangat yang berfungsi sebagai antiseptik, laksatif, tonik dan stimulan.

Dari 115 komponen kimia berbeda yang ditemukan dalam jahe, manfaat terapeutik jahe berasal dari resin berminyak dari akar yang berfungsi sebagai antioksidan kuat dan agen anti-inflamasi. Minyak essensial jahe juga terbuat dari sekitar 90 persen sesquiterpen, yang merupakan agen defensif yang memiliki sifat antibakteri dan anti-inflamasi.Bahan bioaktif dalam minyak essensial jahe, terutama gingerol telah dievaluasi secara klinis secara menyeluruh, dan hasil penelitian menunjukkan bahwa jahe lebih baik digunakan secara teratur karena jahe memiliki kemampuan untuk menyembuhkan berbagai macam kondisi dan penyakit.

2. Manfaat dari Minyak Essensial Jahe

1.Mengobati Sakit Perut dan Meningkatkan Kesehatan Pencernaan

Minyak essensial jahe adalah salah satu minyak essensial terbaik untuk mengobati kolik, gangguan pencernaan, diare, kejang, dan mual.Sebuah penelitian pada hewan tahun 2015 yang diterbitkan dalam Journal of Basic and Clinical Physiology and Pharmacology mengevaluasi aktivitas gastroprotektif minyak essensial jahe pada tikus. Etanol digunakan untuk menginduksi ulkus lambung pada tikus Wistar. Hasilnya pengobatan minyak essensial jahe menghambat tukak sebesar 85 persen.

Pemeriksaan menunjukkan bahwa lesi yang diinduksi etanol, seperti nekrosis, erosi dan perdarahan dinding lambung, berkurang secara signifikan setelah meminum minyak essensial jahe.Sebuah penelitian ilmiah yang diterbitkan dalam Evidence-Based Complimentary and Alternative Medicine mengevaluasi kemanjuran minyak esensial dalam mengurangi stres dan mual setelah operasi bedah. Ketika minyak atsiri jahe dihirup, minyak tersebut efektif dalam mengurangi rasa mual dan kebutuhan untuk mengurangi konsumsi obat mual setelah operasi. Minyak atsiri jahe juga menunjukkan aktivitas analgesik untuk waktu yang terbatas. Hal tersebut dapat membantu meringankan rasa sakit segera setelah operasi.

2. Menyembuhkan Infeksi

Minyak essensial jahe dapat bekerja sebagai agen antiseptik yang membunuh infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme dan bakteri. Contohnya infeksi usus, disentri bakteri dan keracunan makanan. Minyak essensial jahe juga telah terbukti dalam penelitian laboratorium memiliki sifat antijamur.Sebuah penelitian di vitro yang diterbitkan dalam Asian Pacific Journal of Tropical Diseases menemukan bahwa senyawa minyak atsiri jahe efektif melawan Escherichia coli, Bacillus subtilis dan Staphylococcus aureus. Minyak jahe ternyata juga mampu menghambat pertumbuhan Candida albicans.

3. Membantu Mengurangi Masalah Pernafasan

Minyak essensial jahe menghilangkan lendir dari tenggorokan dan paru-paru, dan terkenal sebagai obat natural untuk pilek, flu, asma, bronkitis, dan juga sulit bernafas. Karena memiliki sifat ekspektoran, minyak essensial jahe memberi sinyal terhadap tubuh untuk meningkatkan jumlah sekresi di saluran pernapasan, agar melumasi area yang teriritasi.

Penelitian telah menunjukan minyak essensial jahe merupakan obat alami untuk asma. Minyak essensial jahe memiliki sifat anti-inflamasi, sehingga dapat mengurangi pembekakan di paru-paru dan membantu membuka saluran udara.Penelitian telah menunjukkan bahwa minyak essensial jahe berfungsi sebagai obat alami untuk pasien asma. Asma adalah penyakit pernapasan yang menyebabkan kejang otot bronkial, pembengkakan lapisan paru-paru dan peningkatan produksi lendir. Hal ini menyebabkan ketidakmampuan untuk bernapas dengan mudah. Hal tersebut dapat disebabkan oleh polusi, obesitas, infeksi, alergi, olahraga, stres atau ketidakseimbangan hormon. Sifat anti-inflamasi minyak essensial jahe dapat mengurangi pembengkakan di paru-paru dan membantu membuka saluran udara.

Sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti di Pusat Medis Universitas Columbia dan Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Gigi London menemukan bahwa jahe dan komponen aktifnya menyebabkan relaksasi otot-otot halus saluran napas manusia secara signifikan dan cepat. Para peneliti menyimpulkan bahwa senyawa yang ditemukan dalam jahe dapat memberikan pilihan terapi untuk pasien dengan asma dan penyakit saluran napas lainnya baik sendiri atau dikombinasikan dengan terapi-terapi lain yang dapa dipercaya, seperti beta2-agonists.

4. Mengurangi Inflamasi (Peradangan)

Inflamasi, di dalam tubuh yang sehat, adalah hal yang normal dan respon yang efektif bagi tubuh untuk melakukan penyembuhan. Namun ketika tubuh kelebihan sistem kekebalan tubuh dan mulai menyerang jaringan tubuh, kita akan bertemu dengan inflamasi di tubuh yang sehat, yang menyebabkan kembung, bengkak, sakit, dan rasa tidak nyaman.Inflamasi yang tdak normal adalah akar dari berbagai macam penyakit contohnya sindrom usus besar, radang sendi dan gejala fibromyalgia, serta penyakit usus celiac dan iritasi. Sangat penting untuk mengonsumsi makanan dan tanaman anti-inflamasi untuk mengurangi respons sistem imun ini.

Komponen dari minyak essensial jahe, yaitu zingibain merupakan komponen yang menyebabkan adanya sifat anti-inflamasi pada minyak essensial jahe. Komponen penting ini memberikan sifat pereda rasa nyeri dan mengobati nyeri otot, radang sendi, migrain, dan bekerja sebagai obat sakit kepala. Minyak atsiri jahe dipercaya dapat mengurangi jumlah prostaglandin dalam tubuh, yang merupakan senyawa yang menyebabkan rasa sakit.

5. Menguatkan Kesehatan Jantung

Minyak essensial jahe mempunyai kekuatan untuk mengurangi tingkat kolestrol dan pembekuan darah. Menurut universitas Maryland Medical Center, beberapa penelitian awal menunjukan jahe dapat menurunkan kolestrol dan membantu agar darah tidak membeku. Hal tersebut dapat membantu mengobati penyakit jantung dimana pembuluh darah dapat tersembut dan menyebabkan serangan jantung atau stroke.

6. Antioksidan yang Tinggi

7. Mengurangi Rasa Cemas

Diterjemahkan oleh Dhifi dari link ini